Mataharinews.com-Medan. Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 1 juta ton beras. Bantuan tersebut akan diberikan kepada warga yang masuk kategori desil 1 sampai 4.
Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat desil 1-4 yang terdampak atas kenaikan harga bahan pokok.
“Untuk Oktober, November, Desember, ada bantuan pangan. Kami sudah putuskan September, Presiden sudah setuju, untuk 33,2 juta (warga) desil 1, 2, 3, 4,” ujar Zulhas saat diwawancarai usai penyerahan bantuan sembako di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU), Minggu (8/11/2026).
Dikatakan Zulhas, bantuan beras ini dibagikan untuk periode Oktober hingga Desember 2026, masing-masing sebanyak 10 kilogram per bulan. Nantinya pembagiannya akan dilakukan dengan cara dirapel yakni diberikan 30 kilogram sekaligus.
“Masing-masing (per bulan) akan diberikan Oktober 10 kilo, November 10 kilo, Desember 10 kilo, jadi 30 kilo kan, dikirim sekaligus,” imbuhnya.
Zulhas menambahkan, pembagian bantuan untuk masyarakat itu dilakukan secara bertahap. Namun, bagi warga kurang mampu yang benar-benar terdesak tidak memiliki beras bisa datang langsung ke kantor Bulog di daerah masing-masing.
“Nah, kalau belum sempat dibagi, kalau betul-betul mendesak bisa ke kantor Bulog bawa kartunya. Bisa ambil dulu ya, 30 kilogram untuk 33,2 juta kepala keluarga desil 1, 2, 3, 4. Totalnya satu juta (ton) kurang dikit,” ungkapnya.
Selain itu, kata Zulhas, untuk mengantisipasi harga beras yang naik karena musim kemarau, pemerintah juga menjual beras subsidi yang sudah beredar di pasar.
“Karena musim kemarau produksi turun, harga naik sedikit. Ada Rp 100, ada Rp 50, tapi emak-emak kan kalau naik dikit pun kan kita dimarahi. Oleh karena itu pemerintah memutuskan ada beras subsidi yang dipasarkan oleh Bulog, SPHP namanya, yang biasanya dijual Rp 15.000 di pasar dijual Rp12.500. Ada 1 juta ton. Di mana? Di tiap pasar tradisional ada, Bulog buka di situ,” tutupnya.(dts)
