Matahari News
Aneka

Berawal dari Kamar Pembantu, Penthouse Berkembang Jadi Hunian Mewah Kelas Atas

Mataharinews.com-Jakarta. Penthouse identik dengan hunian orang kaya. Letak bangunan yang ada di puncak gedung, keamanan yang terjaga, tentu butuh kocek yang dalam untuk memilikinya.

Menurut Cambridge Dictionary, penthouse merupakan apartemen mahal atau unit paling atas dari sebuah gedung. Tapi siapa sangka ternyata penthouse dulunya justru banyak dihindari orang-orang tajir bahkan dijadikan kamar pembantu.

Dilansir dari realtor.ca, ini semua bermula dari tahun 1920-an. Kala itu, tingkat permintaan apartemen di Kota New York sedang tinggi-tingginya karena orang-orang mulai pindah dari Manhattan. Orang-orang tajir ini pindah beserta pembantu-pembantunya.

Mereka menempatkan para pembantu di ruangan tepat di bawah atap yang sering kali jadi gudang. Apalagi ruangan itu juga kotor dan penuh puing-puing. Ditambah lagi, saat itu belum ada lift jadi lantai atas sebuah gedung kurang diminati buat dihuni.

Setelah Perang Dunia I, New York mengalami pengembangan wilayah yang masif. Lift, juga sudah berfungsi dengan baik, pemandangan alam semakin diminati, begitu juga ruangan mewah untuk mengadakan pesta membuat ruangan teratas gedung dibuat senyaman mungkin.

Lantai atas yang dulunya tak diinginkan kini didambakan oleh pekerja kreatif. Contohnya, seorang pelukis di Amerika Serikat, Georgia O’Keefee dan suaminya, Alfred Stieglizt, pindah ke lantai paling atas Shelton Hotel pada 1924. Pada 1925, arsitek George A Fuller mengembangkan apartemen 14 lantai yang berisi salah satu penthouse pertama di Manhattan.

Dilansir dari Architecture Lab, arsitek Emery Roth menciptakan istilah ‘penthouse’ pada awal 1920-an untuk bangunan menara kembar mewah baru yang ia rancang. Penthouse-nya memanfaatkan jarak dari tepi bangunan, memungkinkan ada ruang pribadi yang luas seperti teras.

Hal tersebut menjadi tren dan tak lama warga New York yang bergelimang harta ingin memiliki tempat seperti itu. Pada pertengahan 1920-an, undang-undang berubah untuk mengizinkan keberadaan penthouse sebagai hunian.

Penthouse yang tadinya ruangan tidak diinginkan berubah menjadi hunian kelas atas. Daya tariknya mulai dari privasi yang terjaga hingga pemandangan kota.(dtp)

 

Related posts

Hadapi Musim Hujan, Michelin Bagikan Tips Merawat dan Memilih Ban Motor untuk Berkendara Lebih Aman

Yosua

Leave a Comment