Matahari News
Nasional

Hendri Satrio Soroti Cara Seskab Teddy Sampaikan Kerja Pemerintah: Datanya Jelas, Tak Banyak Jargon

Mataharinews.com-Medan. Pengamat politik, Hendri Satrio, menyoroti cara Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, dalam menyampaikan informasi mengenai penanganan dan distribusi bantuan pemerintah.

Menurut Hensa, penyampaian Teddy patut diperhatikan karena menggunakan informasi yang relatif konkret, mulai dari jumlah pesawat yang dikerahkan, lokasi distribusi bantuan, hingga jenis dan volume logistik yang dikirim.

ā€œYang saya lihat, Teddy menyampaikannya cukup sederhana. Tidak banyak jargon, datanya jelas, barang yang dikirim kelihatan, dan tujuannya juga disebut. Model komunikasi seperti ini sebenarnya memang yang dibutuhkan publik,ā€ kata Hensa dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).

Meski demikian, ia menilai cara komunikasi semacam itu seharusnya tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang luar biasa. Pemerintah, menurut dia, memang semestinya mampu menjelaskan pekerjaan kepada publik secara sederhana dan terukur.

ā€œJadi jangan juga kemudian dianggap ini sesuatu yang sangat istimewa. Standar komunikasi pemerintah memang seharusnya seperti itu. Mungkin masalahnya, kita sudah terlalu lama menganggap sesuatu yang normal sebagai sebuah prestasi,ā€ ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini pun melihat penyampaian Teddy setidaknya menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah tidak harus selalu dibungkus dengan istilah birokratis maupun jargon yang sulit diterjemahkan publik.

Menurut dia, masyarakat justru membutuhkan informasi yang lebih sederhana mengenai apa yang dilakukan pemerintah, sumber daya yang dikerahkan, ke mana bantuan disalurkan, serta apa hasil yang ingin dicapai.

ā€œPublik itu sebenarnya tidak meminta penjelasan yang terlalu rumit. Kalau ada enam pesawat, ya sebut enam pesawat. Kalau ada puluhan ton logistik, sebut jumlahnya dan mau dibawa ke mana. Dengan begitu masyarakat bisa ikut melihat dan menilai kerja pemerintah,ā€ katanya.

Karena itu, Hensa menilai cara Teddy menyampaikan informasi tersebut bisa menjadi salah satu contoh komunikasi pemerintahan yang lebih langsung kepada publik.

Namun, ia mengingatkan bahwa komunikasi bukan ukuran akhir dari kinerja pemerintah. Penyampaian informasi yang jelas tetap harus berjalan beriringan dengan efektivitas pelaksanaan di lapangan.

ā€œKomunikasi yang bagus tentu positif, tetapi ujungnya tetap harus dilihat apakah barangnya sampai, apakah bantuannya tepat sasaran, apakah langkahnya cukup strategis, dan apakah persoalan di lapangan benar-benar tertangani. Jadi komunikasinya kita apresiasi, kerjanya tetap kita awasi,ā€ pungkas Hensa.

Related posts

Cari Jurnalis Hilang: Tim SAR Gabungan Kerahkan 18 Kapal dan 1 Helikopter Sisir Gunung Anak Krakatau

Yosua

Menyusul Anak Krakatau, Gunung Semeru Alami Erupsi dengan Ketinggian Kolom Abu hingga 1.000 Meter

Yosua

Menag Soroti 93% Kampus Terlibat Plagiarisme dan Menyontek di 71% Kampus

Yosua

Leave a Comment