Mataharinews.com-Medan. Badan Pengurus Pusat (BPP) dan Badan Pengurus Daerah Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia Sumatra Utara (BPD ASEPHI Sumut) bekerjasama dengan platform digital marketing TikTok Shop dan Tokopedia menggelar pelatihan pemasaran digital (digital marketing) bertajuk Waktunya Start Go Digital, Kamis (3/9/2026) di Medan.
Pelatihan yang diikuti anggota BPD ASEPHI Sumut dan UMKM dengan jumlah sekitar 100 pelaku usaha tersebut menghadirkan narasumber Surya Sastriando selaku Education Specialist Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekjen BPP ASEPHI, Azis Bakhtiar; Ketua Dewan Pertimbangan BPD ASEPHI Sumut, Dr RE Nainggolan; Ketua BPD ASEPHI Sumut, Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin; Wakil Ketua, Ernayani Nasution; Sekretaris, Hj Vita Lestari Nasution; Vonny Ernita Susamto selaku Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia; perwakilan Dinas Perindag dan ESDM Sumut, Dinas Koperasi dan UKM Sumut serta Kadin Sumut serta para undangan.
Ketua BPD ASEPHI Sumut, Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin, memberikan apresiasi kepada TikTok Shop dan Tokopedia Indonesia yang telah mengadakan pelatihan digital marketing tersebut.
Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin, mengatakan bahwa perkembangan teknologi yang sangat pesat dapat dimanfaatkan oleh kalangan pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk mengembangkan usaha.
Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin, mengatakan bahwa kehadiran platform media sosial memiliki peran penting dalam mendukung pelaku usaha. Dalam hal ini, media sosial dapat menjadi sarana efektif dan efisien untuk memperluas jangkauan pemasaran.
“Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi kepada TikTok Shop dan Tokopedia Indonesia yang telah memberikan pelatihan cara membuat konten dan bagaimana memasarkan produk-produk UMKM tersebut,” ujarnya.
Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin, berharap melalui pelatihan tersebut, para peserta dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, khususnya mengenai cara membuat konten yang bernilai jual,” tuturnya.
Vonny Ernita Susamto selaku Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, mengatakan Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung industri lokal, khususnya UMKM di Indonesia, agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Dipilihnya Medan sebagai tempat penyelenggaraan pelatihan disebabkan kota ini merupakan pusat perdagangan di Provinsi Sumatra Utara serta memiliki UMKM terbesar dengan banyak variasi usahanya.
“Disini kami melihat potensi besar UMKM Medan untuk terus berkembang dan menjadi penggerak roda ekonomi Provinsi Sumatra Utara melalui pemanfaatan paltform online dan konten kreatif. Jadi melalui kolaborasi antara Tokopedia dan TikTok Shop, kami tidak hanya menghadirkan pengalaman berbelanja, melainkan juga interaktif antara penjual dan pembeli. Dan kami mengharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap produk lokal melalui konten yang kreatif dan menarik,” tuturnya.
Vonny Ernita Susamto menambahkan, saat ini pelaku UMKM memerlukan kemampuan untuk membuat konten dan live streaming. Hal ini penting dikuasai seiring dengan semakin berkembangnya digitalisasi. “Kedua kemampuan ini penting dikuasai untuk mengenalkan produk, membangun brand, membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan penjualan,” tuturnya.
Sedangkan narasumber Surya Sastriando selaku Education Specialist Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, dalam materi tentang live streaming mengungkapkan 5 hal penting yang perlu dilakukan, yakni menyambut hangat penonton, demonstrasi produk di kamera, menjelaskan solusi terbaik produk, berikan diskon ekslusif live, dan mengajak pengunjung chekout di keranjang kuning.
