Mataharinews.com-Medan. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendukung penuh perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel yang akan digelar pada 24 Oktober 2026. Rico Waas juga menyambut baik rencana penyediaan ruang doa di gereja bersejarah tersebut sebagai fasilitas bagi jemaat maupun wisatawan yang berkunjung.
Dukungan itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus GPIB Immanuel di Balai Kota Medan, Jumat (16/10/2026). Dalam audiensi GPIB Immanuel Medan yang dipimpin Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Immanuel Medan, Pdt Salmon Leatemia, dibahas terkait rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-78 sekaligus rencana menghadirkan ruang doa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Rico Waas menyampaikan apresiasi atas rencana kegiatan yang disiapkan GPIB Immanuel dalam rangka perayaan HUT Ke- 78. Rico Waas berharap seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Pemko Medan mendukung penuh seluruh kegiatan yang digelar dalam rangka perayaan HUT Ke-78 GPIB Immanuel. Semoga seluruh kegiatan berjalan lancar,” ujar Rico Waas didampingi Kadis Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana.
Selain mendukung perayaan ulang tahun, Rico menyambut baik rencana penyediaan ruang doa di GPIB Immanuel. Menurutnya, keberadaan ruang tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya jemaat dan wisatawan yang ingin berdoa ketika berkunjung ke gereja.
Sebagai salah satu gereja tertua dan memiliki nilai sejarah di Kota Medan, GPIB Immanuel dinilai memiliki peran penting, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari warisan sejarah kota yang dapat dikenal oleh masyarakat luas.
Rico berharap keberadaan GPIB Immanuel dapat terus menjadi ruang yang mengayomi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman Kota Medan.
Sementara KMJ GPIB Immanuel Medan, Pdt Salmon Leatemia menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-78 GPIB Immanuel akan diisi dengan berbagai kegiatan yang mengedepankan sukacita, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Beberapa kegiatan yang disiapkan antara lain Gerakan Peduli Immanuel Berbagi, jalan sehat, serta berbagai perlombaan. Rangkaian kegiatan bahkan telah dimulai sejak awal Oktober melalui pemeriksaan mata.
Salmon menjelaskan, GPIB Immanuel juga kerap menerima kunjungan wisatawan setiap bulan, termasuk wisatawan asing dari Belanda. Sebagai gereja yang memiliki nilai sejarah dan berstatus cagar budaya, GPIB Immanuel menjadi salah satu tempat yang menarik perhatian pengunjung.
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah wisatawan juga menanyakan ketersediaan ruangan khusus untuk berdoa. Hal inilah yang mendorong pengurus GPIB Immanuel merencanakan penyediaan ruang doa agar pengunjung memiliki tempat yang nyaman untuk beribadah.
“Kami berharap Bapak Wali Kota dapat meresmikan ruang doa tersebut. Kehadiran Pak Wali sangat kami harapkan,” ungkap Salmon.
