Rupiah Kembali Bertaji Meski di Bawah Tekanan US Dollar

RASIONEWS, Medan- Meski berada di bawah tekanan US Dollar,  Rupiah masih bisa bertahan. Namun, terapresiasinya Rupiah ini masih terbatas dan cenderung menguat tipis, mengingat sentimen positif yang menjadi daya penggerak utama Rupiah masih minim.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin mengatakan, cadangan devisa dalam negeri yang diliris turun masih belum mampu mendongkrak Rupiah untuk menguat tajam. Pergerakan Rupiah yang cenderung terbatas ini, juga dipengaruhi data penjualan ritel dalam negeri yang turun pada level 1.8 persen.

Sementara itu, belum pastinya reformasi pajak di AS berakibat pada pelemahan US Dollar. Keoptimisan pelaku pasar telah berkurang terkait reformasi pajak yang belum ada kepastian-nya. Pelemahan US Dollar juga berasal dari sejumlah pelaku pasar yang menanti dirilisnya klaim pengangguran AS yang diperkirakan akan naik dari rilisan sebelumnya.

“Akibatnya US Dollar melemah walaupun masih dalam rentang yang terbatas,” kata Gunawan, Kamis (9/11).

Disisi lain, lanjutnya, Rupiah sangat berpotensi melemah mengingat pergerakannya sendiri tergantung sentimen global. Pelaku pasar harus berhati-hati pembalikan arah US Dollar jika klaim pengangguran AS diliris turun.

“Efeknya, Rupiah akan melemah seiring data ekonomi dalam negeri yang terus dirilis dibawah ekspektasi pengamat,” terangnya.

Gunawan menuturkan, Indeks Harga Saham Gabungan kembali ditutup terkoreksi tipis. IHSG sudah dua hari berturut-turut mengalami koreksi meski hanya tipis. IHSG mengawali perdagangan dibuka menguat pada level 6055,55 dan sempat menyentuh level 6071,54 yang merupakan level tertingginya di hari ini.

“Meskipun begitu IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada level 6042,46 atau melemah 0,114 persen,” tuturnya.

“Meski sejumlah indeks sektoral ditutup menguat seperti infrastruktur, pertanian serta keuangan masih belum mampu mendongkrak IHSG untuk ditutup menguat diteritori positif, mayoritas indeks sektoral ditutup melemah dan menjadi daya penekan IHSG kali ini,” tambahnya.(rasio)

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *