Polres Tapsel Grebek Tambang Mas Ilegal, Dua Pekerja Diamankan

RASIONEWS, Tapsel: Satreskrim Polres Tapanuli Selatan menggrebek sebuah lokasi pertambangan emas ilegal di Dusun Dolok Godang Kec. Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (10/11/2017) kemarin. Dari penggrebekan ini, polisi mengamankan dua orang pekerja di pertambangan ilegal tersebut.

“Pekerja yang kita amankan berinisial TT dan TR . Keduanya ditangkap saat sedang beroperasi melakukan pengolahan emas.di gelundung milik HS,” sebut Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansyah, Senin (13/11/2017).

Lanjut Ismawansyah, pertambangan mas ilegal yang digrebek itu sangat rentan menggunakan bahan kimia merkuri pada saat proses pemisahan biji emas dari batu minera.  Berdasarkan analisa kasus dan analisa yuridis bahwa patut diduga kegiatan tersebut tidak dilengkapi ijin pertambangan rakyat yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang.

“Pertambangan liar itu dilakukan dengan cara melakukan penggalian tanah hingga menjadi lobang yang akan menghasilkan batu mineral, kemudian batu mineral tersebut dibawa ke tempat pengolahan dan diolah dengan menggunakan mesin gelundung yang bertujuan menghasilkan emas, dan dalam hal proses  pemisahan batu mineral untuk menghasilkan emas diduga menggunakan zat kimia berupa merkur,” sebut Kasat Reskrim.

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi gelundung milik HS yang sedang dioperasikan oleh TT dan TR antara lain,  2 (dua) gumpalan kecil emas yang dibalut merkuri sebesar ujung jari kelingking orang dewasa, 1 (satu) botol Mercury / HG Special For Gold 99,999% berisi merkuri, setengah botol Mercury / HG Special For Gold 99,999, dan tiga  ember plastik besar.

“Langkah selanjutnya kita akan  kordinasi dengan Dinas Pertambangan Prov. Sumatera Utara terkait kegiatan penambangan illegal.  Jika terpenuhi 2 alat bukti maka terhadap kegiatan tersebut ditingkatkan ke penyidikan dengan menerbitkan Laporan Polisi terlebih dahulu,” pungkas Ismawansyah. (rasio)

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *