Pemerintah Langkat Panen Raya dan Tanam Serentak

Langkat- Pemerintah Kabupaten Langkat terus sejalan dengan program pemerintah pusat yang menjadikan pertanian sebagai program strategi nasional. Pemkab juga menyadari bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama yang menjadi pondasi bagi pembangunan disektor lainya.

Hal tersebut terbukti dengan diselenggarakannya panen raya padi dan tanam serentak kacang kedelai, di Desa Lubuk Kertang Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Selasa (06/02/2018).

Dalam acara tersebut Bupati Langkat melalui Sekdakab Langkat Indra Salaudin, menyampaiakan bahwa hanya dengan luas areal sawah 37.054 Ha yang ada di Langkat, Pemkab Langkat telah mampu mendapatkan 6 tahun berturut-turut swasembeda pangan, khususnya beras.

Selain itu Kabupaten Langkat juga merupakan kabupaten kedua yang terpilih sebagai contoh sentra pelayanan pertanian padi terpadu.

“Sehingga wajar saja kalau Kabupaten Langkat dinobatkan sebagai salah satu Kabupaten berpenghasilan beras terbesar di Sumut,” sebutnya.

Karna itu, Lanjut Sekda, diperlukan upaya untuk terus menjaga hasil panennya, dan kiat usaha untuk meningkatkan kwalitas panennya.

Salah satu usaha tersebut seperti yang sedang diselenggarakan saat ini, melakukan program panen raya dengan luas areal 700 Ha untuk padi dengan potensi produksi 6,5 Ton dan 110 Ha luas areal untuk melakukan tanam serentak  kacang kedelai pertama kalinya.

“Hal tersebut selain berfungsi untuk menjaga hasil panen juga diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani. Jadi untuk penanaman kacang kedelainya yang baru perdana ini, diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dari semua pihak agar tanaman kedelai perdana ini dapat berhasil, agar program ini benar-benar dapat maningkatkan produksi pendapatan petani, sehinnga dapat menjadi motivasi bagi petani lainya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Langkat Terbit Rencana PA, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada para petani Kecamatan Brandan Barat khususnya dan kepada para petani se-Kabupateb Langkat umumnya, karena selama in telah berkontribusi nyata, untuk peningkatan produksi tanaman padi di Langkat.

“Berkat kerja keras pera petani itu, Pemerintah Langkat mampu menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu program unggulan. Hal itu terbukti dengan surplusnya beras sebesar 143,88 % dari total produksi beras 332,985 ton dan swasembada 243,88%, di tahun 2017,” terangnya mengakhiri.

Beralih, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasiruddin, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan beberapa upaya Pemerintah Langkat yang telah dilakukan dalam meningkatkan ketahan pangan.

Diantaranya, memberikan bantuan benih ungul padi, jagung dan kedelai, pemberian bantuan alat dan mesin pertanian, bantuan permodalan pendamping pokok dan lain sebagainya.

“Selain itu juga bantuan yang diberikan kepada petani berupa Pelayanan penyaluran pupuk bersubsidi, pembangunan rehabilitasi sasaran irigasi dan pelayanan program bantuan premi asuransi usaha tani padi,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati Khairudin, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumut M. Azhar, SP Hrp, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumut Khadijah El Ramija Lubis.

Kadis Kominfo Syahmadi, Kadis Kelautan dan Perikanan Subiyanto, Dandim 0203 Langkat Letkol. Arh Dedy Rahmanto, Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin SIK, Sejumlah SKPD, Para kelompok Tani dan sejumlah undangan lainya. (mt1/rel)

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *