Menang Pilkada, Zahir-Oky Segera Bangun Kantor Bupati dan Komplek Kantor Pemerintahan Batu Bara

Foto: Cabup Batu Bara Ir. H. Zahir, MAP didampingi personel Tim Pemenangan saat menyampaikan “Curhat Kemenangan” kepada wartawan, Rabu (27/6/2018) sore. (ist)

 

Limapuluh – Calon Bupati dan Wakil Batu Bara Ir H Zahir MAP mengungkapkan, salah satu program kerjanya bersama Oky Iqbal Frima SE (Zahir-Oky), apabila sudah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara periode 2018-2023, akan segera merealisasikan pembangunan Kantor Bupati Batu Bara yang representative serta komplek perkantoran pemerintahan dalam satu kawasan.

Saat ini Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Batu Bara nomor urut 3 yang diusung PDIP, Gerindra, PBB dan PPP serdang didukung PKB itu masih menunggu penetapan resmi penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Batu Bara, yang dijadwalkan rampung dalam rentang waktu tanggal 4 hingga 6 Juli 2018. Pada pemungutan suara Pilkada, Rabu (27/6/2019) kemarin, menurut hitungan sementara Tim Pemenangan Zahir-Oky berdasarkan rekapitulasi dalam formulir C-1 hasil penghitungan suara dari seluruh TPS (tempat pemungutan suara), Paslon Bupati Ir. H. Zahir, MAP – Oky Iqbal Frima, SE meraih suara terbanyak sebesar 73.393 suara atau 42% dari suara sah.

Rival beratnya yang terlihat sepanjang masa kampanye, Paslon no urut 2 Drs. H. Darwis, M.Si – Janmat Sembiring menjadi peraih suara terbesar kedua dengan perolehan 61.616 suara (35%). Sedangkan Paslon no 1 RM Harry Nugroho – Dr. Muhammad Syafi’i  mengumpul 31.876 suara (18%), dan Paslon no 4 Khairul Anwar SH – Drs. H. Sofyan Alwi, M.Si kebagian 9.495 suara (5%). Dari hitungan sementara tim ini, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Batu Bara kali ini hanya 62,84 persen dari 280.684 jiwa pemilih berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap) tahun 2018. Hitungan suara sementara ini menunjukkan, Paslon Zahir-Oky unggul di 6 kecamatan dari 7 kecamatan pemilihan, yaitu di Kecamatan Limapuluh, Talawi, Tanjung Tiram, Sei Balai, Air Putih dan Sei Suka. Sedangkan Kecamatan Medang Deras perolehan suara diungguli Paslon Darwis-Janmat. Menurut jadwal yang mereka catat, rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dilaksanakan mulai Jumat (29/6/2018), kemudian hasil rekapitulasi dan kotak-kotak suara dikirim ke KPUD.

“Dari hitungan sementara tim pemenangan kami, bedasarkan data formulir C-1 penghitungan suara di seluruh TPS yang masuk sampai Kamis (28/6/2018) dini hari, kami Zahir-Oky Paslon nomor urut 3 menang dengan memperoleh 42 persen suara. Sekarang tinggal menunggu penghitungan resmi dari KPUD Batu Bara, dan saya mengajak seluruh masyarakat Batu Bara dan segenap pihak terkait khususnya jajaran Tim Pemenangan Zahir-Oky ikut mengawal proses sampai penghitungan resmi di KPUD, agar seluruh tahapan Pilkada ini berjalan lancar dan aman,” ungkap Ir. H. Zahir, MAP dalam pertemuan dengan wartawan di Pendopo Pemenangan Zahir Jalan Besar Limapuluh-Simpang Dolok, Desa Empat Negeri, Kamis (28/6/2018) sore.

TAWARKAN KERJA SAMA

Pada kesempatan itu, Ir. H. Zahir, MAP yang didampingi personel Tim Pemenangan antara lain Syaiful Syafri, Arham, OK Faizal, Azrin Marydha, pimpinan partai pengusung/pendukung Ruslan (PDIP), Rafiq dan Syafrizal (Gerindra), Ahmad Badri (PPP), Azhar Amri (PBB), Irvan (PKB), pimpinan tim relawan Proza Khairul Muslim, pimpinan relawan Bazar Syarkowi Hamid, Zulkarnain Achmad, Al Washliyah H Ruslan Hamid dan Ismail Ridwan Sby serta turut dihadiri anggota DPR RI dari Partai Gerintra Martin Hutabarat, menyampaikan terima kasih kepada partai pengusung, relawan, massa pendukung dan segenap masyarakat Batu Bara yang telah mengantarkan dan memberi kepercayaan kepada Paslon Zahir-Oky menjadi pemenang Pilkada Batu Bara 2018.

Zahir juga menawarkan kepada semua Paslon Bupati lainnya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Batu Bara di masa kepemimpinannya lima tahun ke depan.

“Mari bersama-sama dengan kami (Zahir-Oky) membangun Kabupaten Batu Bara lima tahun ke depan. Para Paslon Bupati yang saat ini belum berhasil menangkan Pilkada, bisa menitipkan kepada kami Zahir-Oky program-program yang merupakan janji-janji politiknya kepada masyarakat semasa kampanye kemarin. Nanti kami akan mensinkronisasikan dengan program-program kami,” ujarnya.

KANTOR BUPATI RESPRESENTATIF

Menjawab cecaran pertanyaan wartawan, Zahir juga antara lain mengungkapkan salah satu program untuk segera membangun Kantor Bupati Batu Bara yang representative dan Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Batu Bara dalam satu kawasan terpadu. Akan dicarikan pula lokasi untuk pembangunan kantor-kantor pelayanan public lainnya seperti Polres, Kejaksaan dan partai-partai politik.

Sebab menurut Zahir, perkantoran terpusat di satu titik lokasi sangat penting. Kantor Bupati, misalnya, adalah wajah dari sebuah kabupaten sehingga keindahannya akan mencerminkan indah dan sejahteranya masyarakat kabupaten tersebut. Sedangkan komplek perkantoran pemerintahan dan lain-lain di satu kawasan terpadu merupakan salah satu wujud penerapan pelayanan prima, terutama akan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan public.

“Lokasinya tetap di Kecamatan Limapuluh sesuai Undang-Undang pembentukan Kabupaten Batubara. Kira-kira di kawasan pinggir rel kereta api, di sana ada tanah areal perkebunan sehingga akan tampak megah saat masyarakat melintas di Jalinsum menuju Kisaran atau sebaliknya,” katanya.

Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada sekarang juga akan dipindahkan ke tempat yang lebih representative dan mudah dijangkau warga, sehingga benar-benar memenuhi standar pelayanan public termasuk memenuhi sarat-sarat sesuai ketentuan seperti IPAL dan sebagainya.

Dikatakan, lokasi rumah sakit yang sekarang bisa kita gunakan untuk Balai Latihan Kerja (BLK) dalam rangka mendidik generasi muda Batu Bara yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi seperti perkuliahan atau kebutuhan pelatihan-pelatihan khusus. Sebagian juga bisa dijadikan pusat rehabilitasi korban narkoba. Nanti akan didiskusikan yang matang.

“Saat ini pelayanan kesehatan di Batu Bara memprihatinkan karena peralatan dan dokter sangat minim. Kabarnya pasien BPJS bisa menjadi tidak terlayani lagi karena masalah akreditasi RSUD Batu Bara yang tidak memenuhi sarat sesuai ketentuan peraturan-perundangan,” imbuhnya.

Banyak lagi sektor lain dalam program yang termasuk prioritas Zahir-Oky, seperti pembangunan infrastruktur dan pembenahan birokrasi yang selama ini banyak dinilai kurang sehat. Gesekan-gesekan terinformasi kerap terjadi di antara ASN/pejabat. “Tapi jangan salah persepsi, kalau kita melakukan reformasi birokrasi bukan berarti semua ASN/pejabat yang ada akan ‘dibuang’. Ke depan kita lakukan pembinaan karir ASN sesuai aturan sehingga mereka bisa tenang bekerja,” sebut Zahir.

Pada kesempatan itu Zahir menyampaikan terima kasih kepada wartawan yang telah berperan membantu kelancaran pelaksanaan dan pengawasan Pilkada. Termasuk sosialisasi untuk menggerakkan masyarakat memberi hak suaranya. Zahir mengharapkan wartawan dan seluruh masyarakat mengawal proses penghitungan suara di PPK sampai KPUD.

Sebelumnya, di hadapan seribuan massa pendukung yang memadati Pendopo Pemenangan Zahir-Oky, Rabu (27/6) sore menjelang Maghrib, Zahir mengungkapkan perasaan hatinya dengan linangan air mata penuh haru. Bendahara Umum PD Al Washliyah Sumut itu menyampaikan rasa terima kasih yang tinggi atas segala dukungan bahkan pengorbanan massa pendukung, sehingga berdasarkan hitungan sementara Paslon Zahir-Oky berhasil memenangkan Pilkada.

Suasana ini juga mengingatkannya saat menjadi Calon Bupati pada Pilkada Batu Bara 2013 yang juga mendapat dukungan besar rakyat Batu Bara.
“Kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama, bukan hanya kemenangan Zahir-Oky tetapi kemenangan kita semua para partai pengusung, relawan pendukung serta segenap warga masyarakat. Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kapolres dan segenap jajarannya, Dandim dan segenap jajarannya, KPU hingga PPK dan PPS, Panwas hingga PPL beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pengamanan sehingga Pilkada Batu Bara dapat berlangsung dengan lancar, aman dan nyaman,” ungkap Zahir dengan suara bergetar tanda ia dalam suasana hati yang haru.

Zahir juga mengungkapkan, kemenangan ini adalah kemenangan bagi tekad melakukan perubahan yang tertunda karena kekalahannya pada “pertarungannya” di Pilkada Batu Bara tahun 2013. Saat itu ia maju sebagai Paslon dengan calon wakil Suriono ST, M.Si dan memperoleh suara terbanyak kedua.

Karena itu ia berharap semua pihak, termasuk para paslon lainnya berbesar hati untuk membantu dan bersama membangun Batu Bara agar menjadi lebih sejahtera.

“Kemenangan ini adalah kemenangan perubahan yang tertunda, mari kita bekerja sama dan bersama-sama membangun serta membenahi Kabupaten Batu Bara agar menjadi lebih baik dan rakyatnya menjadi sejahtera.

Seperti diketahui, Kabupaten Batu Bara berdiri sebagai pemekaran dari Kabupaten Asahan atas perjuangan penuh suka-duka bahkan dilumuri air mata dan darah selama bertahun-tahun sejak sekitar tahun 2000 oleh gerakan masyarakat terutama dengan apa yang dinamakan BP3KB/Gemkara (Badan Pekerja Persiapan Pembentukan Kabupaten Batu Bara/Gerakan Masyarakat Menuju Kabupaten Batu Bara).

Pada awal berdirinya berdasarkan Undang Undang Nomor 5 tahun 2007 dan pemerintahannya mulai beroperasi tahun 2008, kabupaten ini terdiri dari 7 kecamatan yaitu Kecamatan Limapuluh, Talawi, Tanjung Tiram, Sei Balai, Air Putih, Sei Suka dan Medang Deras. Pada tahun 2017 terjadi pemekaran kecamatan dengan tambahan 5 kecamatan masing-masing Kecamatan Datuk Limapuluh dan Kecamatan Pesisir Limapuluh pemekaran dari Kecamatan Limapuluh, Kecamatan Nibung Angus pemekaran dari Kecamatan Tanjung Tiram, Kecamatan Laut Tador pemekaran dari Kecamatan Sei Suka serta Kecamatan Datuk Tanah Datar pemekaran dari Kecamatam Talawi.

Dengan pemekaran ini maka seluruhnya kecamatan di Kabupaten Batu Bara menjadi 12, namun dalam Pilkada 2018 jumlah PPK dan Panwas masih mengacu pada 7 kecamatan asal. Termasuk dalam Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif tahun 2019, konon Daerah Pemilihan (Dapil) masih tetap mengacu pada 7 wilayah berdasarkan semula. (am)

Recommended For You


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *