Kunjungi Kantor PB MABMI, Balon Gubsu Djarot-Sihar Tunaikan Pesan Megawati Temui Syamsul Arifin

Medan- Pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Balon Gubsu) Djarot Syaiful Hidayat dan Sihar Sitorus berkunjung ke kantor Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) di Jalan Brigjen Katamso Medan, Kamis (18/1/2018).

Kedatangan Djarot-Sihar yang didampingi sejumlah pengurus DPD PDIP Sumut antara lain Jumiran Abdi, Baskami Ginting, Sutarto, Topan Agung Ginting dan Lancar Purba tersebut disambut Ketua Umum PB MABMI Dato’ Seri H Syamsul Arifin SE didampingi sejumlah pengurus antara lain Dr Intan, Zaidan BS, Dr Milhan Yusuf, Syahril Tambuse, Azrin Marydha, OK Khairiza Putera dan Darwinsyah.

Tampak pertemuan itu bersuasana akrab dan familiar, sebab ternyata antara kedua pihak nyaris seluruhnya sudah saling mengenal sebelum “masuk” dalam urusan Pilkada saat ini. Saat menyampaikan kata sambutan, Dato’ Seri yang akrab disapa Bang Syamsul tersebut sempat bernostalgia tentang perjumpaan tak sengaja dirinya dengan Djarot di depan Masjidil Haram, Mekkah, sekitar dua tahun silam.

Kisah nostalgia ini dilanjutkan oleh Djarot saat ia berkesempatan menyampaikan maksud dan tujuannya berkunjung ke PB MABMI tersebut.

Dikisahkannya, sekira dua tahun lalu dirinya dan Bang Syamsul berpapasan di depan Masjidil Haram. Saling terkejut karena sama sekali tak menyangka bisa bertemu, keduanya spontan saling menyapa dan akhirnya sempat berbincang.

Menurut Djarot, dalam percapakan itu sebelum berpisah, Bang Syamsul sempat melontarkan ucapan, “Ya udah, Mas Djarot memimpin Sumatera Utara aja,” Ucapan Bang Syamsul ini disambut dengan hanya tertawa, sebab menurutnya sama sekali hampir tak terpikirkan olehnya kemungkinan menjadi kenyataan.

“Tak disangka, perkataan Bang Syamsul dua tahun lalu di depan Masjidil Haram itu, sekarang saya ditugaskan (oleh partai) memimpin Sumut dengan dicalonkan menjadi Gubsu dan berpasangan dengan pak Sihar Sitorus. Insya Allah akan berhasil,” ujar Djarot yang disambut dengan derai tawa keduanya dan hadirin lainnya.

Pada kesempatan itu Djarot juga mengungkapkan, kedatangannya ke PB MABMI juga sekaligus dalam rangka menunaikan pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar pasangan Djarot-Sihar membangun silaturrahim dengan para tokoh di Sumut, termasuk antara lain Dato’ Seri H Syamsul Arifin.

“Kami, saya dan pak Sihar, dipesankan oleh bu Megawati Soekarnoputri untuk bersilaturrahmi dengan para tokoh di Sumut termasuk Bang Syamsul. Kata bu Mega, ‘saya di Medan punya kakak Bang Syamsul yang mantan Bupati Langkat dan mantan Gubsu, yang ketika jadi Bupati semasa saya menjadi presiden selalu mendapat penghargaan. Jumpailah, bangun silaturrahim’. Begitu pesan bu Mega,” ungkap Djarot.

Djarot dan Sihar Sitorus juga sempat menyinggung tentang potensi Sumatera Utara yang memiliki berbagai kelebihan dan kekayaan, baik sumber dana manusia maupun sumber daya alam.

Jika semua itu dikelola dengan cerdas dan benar, maka akan menjadikan Sumatera Utara sebagai provinsi yang memiliki generasi berkemampuan mumpuni serta perekonomian yang kuat.

Bang Syamsul Arifin juga menyempatkan memberi masukan, jika dikehendaki Allah SWT Djarot menjadi Gubsu maka laksanakanlah program-program yang langsung secara nyata memenuhi hajat hidup masyarakat banyak.

“Bagi masyarakat, khususnya di Sumut, sederhana saja keinginannya yaitu bagaimana agar tidak labar, tidak bodoh, tidak sakit dan mempunyai masa depan. Pak Sihar pasti bisa menjabarkan itu,” ujar Bang Syamsul sembari berpaling memandang Balon Wagubsu Sihar Sitorus.

Tentang keberadaan MABMI sendiri, Bang Syamsul berharap jangan ada yang salah persepsi atas kunjungan Balon Gubsu itu bahwa MABMI mendukung pasangan Djarot-Sihar.

Sebab secara organisasi, jelasnya, MABMI tidak dibolehkan melakukan dukungan terhadap calon dalam Pilkada dan ini merupakan ketentuan dalam AD/ART hasil Musyawarah Besar (Mubes).

“MABMI ini organisasi budaya dan tidak boleh dukung-mendukung dalam kegiatan politik, sesuai hasil Mubes. Tetapi kalau orang-orangnya boleh, orang-orangnya boleh kalau mau mendukung calon,” ujar Ketua Umum PB MABMI tersebut.

Djarot-Sihar dan mereka yang menyertai pasangan itu tampak memahami sikap MABMI sebagai organisasi. Djarot menanggapi dengan harapan, kiranya Pilgubsu terlaksanakan dengan lancar, aman dan berlangsung demokratis secara fairness.

“Masyarakat Sumut tentu sudah dewasa dan cerdas untuk memilih calon yang sesuai dengan kriteria sebagai pemimpin,” pungkasnya. (mt1/ril)

Recommended For You


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *