Ketua KBPP Polri Sumut Sinyalir Ada Upaya Intimidasi Pjs Bupati Batubara

Foto: Salah satu bagian jalan yang sedang dalam perbaikan di Sei Mentaram, Tanjung Tiram. (Foti: ist)

Medan- Ketua KBPP POLRI Sumut yang juga mantan Pejabat Bupati Batubara 2008 menegaskan bahwa saat ini beberapa oknum disinyalir mulai melakukan tindakan intimidasi, potensial mencemarkan nama baik Pjs Bupati Batubara Faisal Hasrimy bahkan terkesan berusaha menghasut masyarakat untuk membenci Pjs Bupati Batubara.

Hal tersebut ditegaskan Syaiful Syafri kepada pers usai pelantikan KBPP POLRI Resor Serdang Bedagai yang turut dihadiri Kapolres AKBP Nicolas Sip, para Pejabat Utama, para Kapolsek, Kamis 15 Maret di Pantai Cermin.

Lebih lanjut dijelaskan Syaiful Syafri, saat ini Pjs Bupati Batbara Faisal Hasrimy yg sedang konsentrasi menggerakkan TNI dan Polri serta Sat Pol dan masyarakat memperbaiki jalan masyarakat Desa Sei Mentaram Kec Tanjung Tiram yang rusak parah tanpa dukungan APBD yang berlanjut ke Desa Kapal Merah Nibung Hangus untuk memperbaiki benteng sungai yang jebol mengakibatkan lahan pertanian masyarakat rusak parah, malah sejumlah oknum masyarakat membawa nama Ormas diduga melakukan intimidasi, memfitnah dan menghasut masyarakat untuk membenci Pjs Bupati.

“Saya minta Kapolres Batubara bisa menindak oknum-oknum dimaksud , karena kehadiran Pjs Bupati Batubara Faisal Hasrimy untuk melaksanakan administrasi pemerintahan, kelanjutan pembangunan dan kelancaran Pilkada damai, tertib dan santun. Bukan tugas membagi proyek atau mutasi. Itu tugas SKPD secara tehnis dan evaluasi kinerja staf yang belakangan ini banyak terindikasi tidak benar,” ujarnya.

Ia mengatakan,  janganlah ulah beberapa oknum yang mungkin kepentingan pribadi terganggu lantas tugas pemerintahan tidak berjalan dan masa kampanye Pilkada Batu Bara hingga 27 Juni mendatang terganggu yang mengakibatkan Kamtibmas  tidak kondusif.

“Karenanya Kapolres Batu Bara sudah wajar melakukan tindakan penegakan hukum dan Pjs Bupati Batubara dapat melaporkan ketidakadilan ini,” tukas Syaiful.

Syaiful tidak merinci siapa oknum-oknum dan Ormas dimaksud. “Kita masih terus mengidentifikasi,” ujarnya singkat. (ril)

Recommended For You


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *