Kapolda Diminta Intens Berdialog dengan Tokoh Agama

Medan- Sebagai upaya meningkatkan respon positif masyarakat dalam membantu tugas kepolisian mengikis potensi konflik berbau SARA di tengah peningkatan eskalasi Politik pada Pilkada serentak 2018, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw diminta lebih intens berdialog dengan para tokoh agama di Sumut.

Ustad Drs H Amhar Nasution dan Ustad KH Zulfikar Hazar, saat melakukan silaturahmi dengan Kapolda Sumut, Selasa (16/1) mengatakan, dengan lebih intensnya dialog yang dilakukan Kapolda Sumut dengan para tokoh agama baik umat muslim, nasrani, hindu, budha maupun tokoh lintas agama lain di wilayah Sumut, pihak kepolisian lebih mudah mendeteksi dan mengantisipasi segala bentuk panadangan radikal di tengah masyarakat yang dapat memecah belah persatuan antar umat beragama.

“Selain silahturahmi, dialog dengan tokoh lintas agama baik umat islam maupun agama lain yang ada sekaligus menjadi sarana menyatukan peran masyarakat dan tugas pihak kepolisian mengantisipasi munculnya isu-isu yang bisa memecah belah antarumat beragama di Sumut,” ungkap Amhar.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, dirinya banyak menerima masukan dari para tokoh agama dalam dialog singkat usai giat olahraga bersama PJU Polda Sumut tersebut. Dirinya berjanji akan menyusun jadwal lebih rutin menyangkut pertemuan dengan para tokoh agama melalui coffee morning.

Paulus berujar, dari dialog seperti ini pihaknya mendapat sangat banyak masukan. Jenderal bintang dua tersebut juga sangat berterimakasih dengan masukan para tokoh agama yang menyempatkan waktu untuk datang.

“Saya sudah menhimbau kepada para anggota bahwa “Kita ada bukan kita tidak ada” yang berarti lakukan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi masing-masing,” tegas Paulus. (mt2)

 

 

 

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *