Disangka Tidur, A Hong Ternyata Gantung Diri

Medan- Niat Erni (43) membangunkan suaminya di dalam kamar lantai III rumahnya, berubah mencekam. Bahkan peristiwa ini mengundang keramaian banyak orang.

Pasalnya, Erni menjerit sejadinya dan terkejut begitu membuka pintu kamar rumahnya dan melihat suaminya, Erik alias A Hong (52) terbujur kaku tergantung di besi jerejak jendela kamarnya di Jalan Palapa, Komplek Mayor Indah, Kelurahan Pulau Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Kamis (18/1) pagi.

Suara histeris dan haru Erni kontan membuat suasana di kawasan perumahan tersebut jadi heboh. Warga mulai berdatangan ingin melihat dan mengetahui prihal kehebohan itu.

Selanjutnya, Erni pun menghubungi abang kandungnya, Ahwat (49) warga Komplek Deli Indah, yang tak begitu jauh dari TKP. Dari situ, keluarga korban juga berdatangan dan memberitahukan perihal dugaan bunuh diri tersebut ke pada pihak kepling setempat dan diteruskan ke pihak Polsek Medan Barat.

“Ada gantung diri itu bang. Gak tau masalahnya apa, kurasa stres mungkin. Yang tau pertama kali istri keduanya, karena korban juga tinggal di situ. Kalau istri pertamanya tinggal di seberang jalan ini juga di Komplek Deli Indah,” ungkap pemilik katring makanan di rumah korban yang akrab disapa AI saat.

Sewaktu disinggung mengenai motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, wanita turunan Tionghoa ini mengaku tak banyak tahu. Namun, dalam kesehariannya warga sering melihat korban mengantarkan istrinya bekerja dan anaknya sekolah setiap pagi.

“Lebih jelasnya gak tau, tapi kurasa masalah ekonomi atau keluarga gitu. Soalnya si korban yang meninggal ini (A Hong) kurang bergaul di lingkungan ini. Dia baru 5 tahun tinggal di sini,” terangnya diamini tetangga korban.

Mengetahui adanya korban tewas dengan cara gantung diri tersebut, personil Polsek Medan Barat langsung ke TKP. Sejurus kemudian, Tim Inafis dari Polrestabes Medan juga tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Revi Nurvelani membenarkan prihal adanya korban diduga gantung diri di kamar rumahnya, Komplek Mayor Indah.

“Iya benar, korban tewas tergantung dengan kain panjang di dinding terali besi lobby teras kamarnya di Lantai III,” kata Kompol Revi.

Mengenai motif pasti tewasnya, Kapolsek Medan Barat  mengatakan masih dalam proses penyidikan dan jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

“Istri korban yang pertama sekali mengetahuinya. Saat itu istrinya mau membangunkan korban di dalam kamar. Ternyata korban ditemukan sudah tewas dengan posisi tergantung,” pungkasnya. (mt3)

Recommended For You


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *