Bupati Samosir Minta Pungli Dihilangkan Dari Bumi Samosir

Samosir- Mengingat marak dan gencarnya dilakukan pemberantasan Saber Pungli (Sapu bersih pungutan liar), Bupati Samosir Rapidin Simbolon melalui Sekdakab JB Sagala menekankan agar saber pungli bekerja maksimal dan menghapus pungli dari wilayah hukum Pemkab Samosir.
“Pungli itu harus dibersihkan atau dihilangkan dan bukan karena besar kecilnya tapi karena itu sangat mengganggu pelayanan publik. Untuk itu kita berharap tim bekerja dengan maksimal. Sehingga kenyamanan bisa dirasakan,” katanya pada acara sosialisasi Saber Pungli, Rabu (11/04)
Kapolres Samosir dan Kajari Samosir yang hadir sebagai narasumber menerangkan, pengertian pungutan liar (Pungli) dalam perspektif Peraturan Perundang-undangan. Kapolres Samosir yang dalam hal ini diwakili oleh Wakapolres Samosir menyampaikan bahwa tugas Saber Pungli adalah memberantas pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja, sarana prasarana baik yang berada di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.
Tim Saberpungli mempunyai beberapa kewenangan seperti membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungutan liar, melakukan operasi tangkap tangan serta melaksanakan evaluasi kegiatan pemberantasan pungutan liar.
Kajari Samosir Edward Malau dalam paparan menyampikan penjelasan mengenai tindak pidana pungutan liar. Jangan pernah melakukan pungli dikarenakan telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sosialisasi ini diikuti oleh para Asisten Setdakab Samosi, Kepala OPD se Kabupaten Samosir dan para sekretaris pada OPD Kabupaten Samosir. Sebelun penutupan dilakukan acara tanya jawab. Salah satu yang dipertanyakan adalah bagaimana melegalkan sebuah pungutan liar di destinasi wisata. Apalagi lahan parkir destinasi tersebut adalah tanah masyarakat. Nara sumber menjawab kalo tidak ada regulasi dan karcisnya itu dianggap pungli. (PL)

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *