AKBP Putu Yudha Prawira dan AKBP Ganda Saragih dapat Penghargaan

AKBP Putu Yudha Prawira, mantan Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, sekarang Kasat Reskrim Polrestabes Medan. Putu adalah satu dari 40 personel yang mendapat penghargaan karena berhasil menjalankan tugas. (istimewa)

Medan- Sebanyak 40 personel jajaran Polda Sumut menerima penghargaan karena dinilai berprestasi dalam menjalankan tugas. Penghargaan diberikan saat apel pagi di Lapangan KS Tubun Markas Polda Sumut, Senin (22/1) pagi.

Ke 40 personel yang mendapatkan penghargaan itu diantaranya mantan Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut (sekarang Kasat Reskrim Polrestabes Medan), AKBP Putu Yudha Prawira, beserta 7 personel Subdit III Ditreskrimsus Poldasu lainnya.

Putu bersama 7 personilnya diberikan penghargaan karena berhasil mengungkap perkara tindak pidana korupsi yang terjadi di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 4 orang pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dengan barang bukti uang tunai Rp76.010.000 sebagaimana tertuang dalam LP nomor LP/1279/X/2017/SPKT-III tanggal 17 Oktober 2017.

Penghargaan juga diberikan kepada Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Pakpak Barat, AKBP Ganda Saragih bersama 31 personelnya. Ganda bersama anggota berhasil mengungkap jaringan penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti sabu-sabu seberat 6,1 Kg dengan dua tersangka ditembak mati lantaran melawan saat penangkapan.

Kapolda yang diwakili Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para personel Polda Sumut dan seluruh jajaran yang telah bekerja dengan hati-hati sehingga dapat mengukir prestasi dalam suatu pelaksanaan tugas.

“Reward dan pushishmen merupakan bagian dari manajemen pembinaan SDM Polri yang diatur dalam Perkap No 3 tahun 2011 tentang pemberian penghargaan di lingkungan Polri,” kata Agus.

Jenderal bintang satu tersebut menuturkan, penghargaan kepada personel merupakan hal yang sangat penting sebagai motivasi bagi personel guna meningkatkan kinerja diwaktu mendatang.

“Presiden RI menegaskan bahwa tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan narkoba termasuk ke dalam kejahatan yang luar biasa dan tidak ada kompromi bagi para pelaku kejahatan ini,” terang Agus. (mt2)

 

 

Recommended For You


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *